Bitcoin kembali melonjak di atas $65.000 pada hari Rabu, merebut kembali level tersebut untuk pertama kalinya sejak ketegangan baru antara AS–Iran menekan harga hingga di bawah $62.000 pada awal pekan ini. Langkah ini menutup pemulihan selama dua minggu dari titik terendah akhir Juni di dekat $58.000, yang mewakili kenaikan sekitar 12% selama periode tersebut.
Level tertinggi sesi ini mencapai $65.005, menandai pembalikan tajam dari aksi jual yang dipicu kepanikan setelah eskalasi ketegangan geopolitik. Meredanya ketegangan geopolitik—termasuk sinyal diplomatik dari Presiden Trump terkait Iran—membantu mendorong rebound ini, menurut laporan.
Kembalinya harga ke level $65.000 mencerminkan pergeseran luas dalam sentimen pasar. Seiring meredanya kekhawatiran akan konflik yang lebih luas, para trader beralih kembali ke aset berisiko, memicu likuidasi posisi jual (short liquidations) dan mendorong volume perdagangan. Langkah ini juga menggarisbawahi meningkatnya korelasi antara mata uang kripto dan instrumen risk-on lainnya, seperti saham.
Tonggak Penting dalam Pemulihan
- Level tertinggi sesi: $65.005 selama perdagangan hari Rabu.
- Titik terendah pasca-aksi jual: Di bawah $62.000 setelah ketegangan AS–Iran memanas di awal pekan ini.
- Titik terendah akhir Juni: Di dekat $58.000, menandai awal pemulihan dua minggu.
Rebound dari $58.000 ke $65.000 mewakili kenaikan sekitar 12% selama dua minggu, dengan sebagian besar pergerakan dipercepat setelah guncangan geopolitik mereda. Trajektori jangka pendek saat ini bergantung pada apakah saluran diplomatik tetap terbuka atau jika ketegangan baru muncul. Jika pemulihan ini bertahan, level resistansi Bitcoin berikutnya dapat menarik minat institusional lebih lanjut. Namun, setiap konflik baru antara AS dan Iran dapat dengan cepat membalikkan kenaikan tersebut dan menekan zona support $58.000.
Pasar kripto yang lebih luas juga mendapat manfaat dari membaiknya selera risiko (risk appetite). Namun, peristiwa ini berfungsi sebagai pengingat tentang seberapa cepat peristiwa geopolitik eksternal dapat mengubah penilaian aset digital. Selain itu, aset safe-haven seperti minyak mungkin berada di bawah tekanan seiring meredanya ketegangan, sementara reli Bitcoin yang berkelanjutan dapat menarik arus masuk institusional baru yang mencari eksposur ke lingkungan risk-on yang sedang pulih.
Hal yang Perlu Diperhatikan
- Perkembangan diplomatik antara AS dan Iran tetap menjadi katalis jangka pendek yang utama. Meredanya ketegangan yang berkelanjutan dapat mendorong Bitcoin menuju level $82.000, sementara ketegangan baru dapat memicu aksi jual di bawah $58.000.
- Korelasi dengan saham dan aset berisiko lainnya kemungkinan akan bertahan, yang berarti sentimen pasar yang lebih luas akan memengaruhi pergerakan harga kripto.
- Aset safe-haven seperti minyak dan emas mungkin turun seiring menyusutnya premi risiko geopolitik, yang berpotensi mengalihkan modal ke aset risk-on seperti Bitcoin.
Sumber: Source 1