Kini, nyaris sebulan kemudian, startup tersebut dikabarkan tengah mencari suntikan modal lagi. Winbuzzer.com melaporkan pada 16 Juli bahwa DeepSeek menargetkan penggalangan $7.4 miliar dolar AS dengan valuasi yang dipertimbangkan sebesar $74 miliar dolar AS. Laporan terpisah dari Caproasia.com pada 15 Juli mengindikasikan perusahaan sedang dalam pembicaraan untuk menggalang $1.5 miliar dolar AS pada valuasi $71 miliar dolar AS. Bukti utama terkini dari Investing.com, yang diambil pada 18 Juli, menyatakan bahwa DeepSeek sedang menggalang modal baru pada valuasi $74 miliar dolar AS menjelang IPO di dalam negeri.
Peningkatan valuasi yang cepat ini mencerminkan trajektori pendapatan perusahaan dan pergeseran regulasi yang menguntungkan. Pendapatan tahunan DeepSeek dilaporkan telah mencapai $400 juta hingga $500 juta dolar AS, kira-kira dua kali lipat dari laju 2025, menurut Cryptobriefing.com dan The Information. Pertumbuhan pendapatan tersebut memberikan fondasi yang lebih kuat bagi narasi penggalangan dananya.
Di sisi regulasi, Komisi Regulasi Sekuritas China (CSRC) mengumumkan pada 18 Juni bahwa pihaknya akan mengizinkan startup AI yang belum mencetak laba untuk melantai di Pasar STAR Shanghai. Perubahan kebijakan itu membuka jalur langsung bagi DeepSeek, yang secara historis beroperasi dalam kondisi rugi sembari berinvestasi besar-besaran pada riset dan infrastruktur.

