Farrsal
Analisis dan berita finansial

Wawasan global untuk keputusan yang lebih baik.

Berita ekonomi, pasar, dan geopolitik dengan konteks yang jernih.

FarrsalNews for a Smarter Tomorrow
Analisis dan berita finansial•2 menit bacaHalaman 2 dari 2

Pendapatan Kuartal II Lufthansa Capai Rekor €11,1 Miliar, tetapi Biaya Bahan Bakar Memangkas Laba Operasional

Lufthansa membukukan rekor pendapatan kuartal II sebesar €11,1 miliar, tetapi EBIT turun 56% akibat biaya bahan bakar. Manajemen memangkas panduan laba 2026.

Redaksi Farrsal
Farrsal · News for a Smarter Tomorrow
f𝕏WAin
Pendapatan Kuartal II Lufthansa Capai Rekor €11,1 Miliar, tetapi Biaya Bahan Bakar Memangkas Laba Operasional
Gambar ilustrasi berita: Pendapatan Kuartal II Lufthansa Capai Rekor €11,1 Miliar, tetapi Biaya Bahan Bakar Memangkas Laba Operasional

Ringkasan Berita

Cuplikan dari isi artikel

  • Lufthansa Group membukukan pendapatan kuartal kedua sebesar €11,1 miliar, naik 8% dari €10,3 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya,…
  • Kesenjangan laba tersebut hampir seluruhnya disebabkan oleh bahan bakar. Biaya avtur naik sekitar €750 juta secara tahunan, lonjakan yang terkait…
  • Permintaan kelas premium tetap menjadi titik terang. Spohr mencatat bahwa permintaan perjalanan udara global yang kuat, terutama di kabin premium,…

Manajemen memangkas panduan EBIT yang disesuaikan untuk tahun penuh 2026 menjadi kisaran €1,7 miliar hingga €2,2 miliar, turun dari target sebelumnya yang berada di level "jauh di atas" hasil 2025 sebesar €1,96 miliar. Direktur Keuangan Till Streichert menyoroti ketidakpastian yang masih berlanjut untuk paruh kedua, dengan mengutip tren pelanggan yang memesan lebih dekat dengan tanggal keberangkatan. Target jangka panjang, termasuk margin operasional 8%–10% pada 2028–2030, tidak berubah.

Grup mempercepat pengurangan biaya dan terus melanjutkan integrasi ITA Airways. Harga bahan bakar telah turun dari puncaknya tetapi tetap volatil, dan paruh kedua akan menjadi ujian apakah perbaikan yield dan disiplin biaya mampu menutup celah yang diciptakan oleh guncangan bahan bakar pada paruh pertama.

Mampukah momentum pendapatan yang digerakkan oleh segmen premium dan program biaya struktural Lufthansa menyerap volatilitas bahan bakar yang terus berlanjut tanpa pemangkasan panduan lebih lanjut?

Sumber: Sumber 1 · Sumber 2 · Sumber 3 · Sumber 4 · Sumber 5 · Sumber 6

Berita Terbaru