Farrsal
Analisis dan berita finansial

Wawasan global untuk keputusan yang lebih baik.

Berita ekonomi, pasar, dan geopolitik dengan konteks yang jernih.

FarrsalNews for a Smarter Tomorrow
Analisis dan berita finansial•3 menit bacaHalaman 1 dari 3

ReNew Energy Global kuartal I FY27: Pendapatan Melampaui Ekspektasi, Laba Terpecah di Berbagai Laporan

ReNew Energy Global mencatat pendapatan di atas estimasi pada kuartal I FY27, namun laba bervariasi antar laporan. Kapasitas terpasang tumbuh 17% YoY.

Redaksi Farrsal
Farrsal · News for a Smarter Tomorrow
f𝕏WAin
ReNew Energy Global kuartal I FY27: Pendapatan Melampaui Ekspektasi, Laba Terpecah di Berbagai Laporan
Gambar ilustrasi berita: ReNew Energy Global kuartal I FY27: Pendapatan Melampaui Ekspektasi, Laba Terpecah di Berbagai Laporan

Ringkasan Berita

Cuplikan dari isi artikel

  • ReNew Energy Global (Nasdaq: RNW) merilis hasil IFRS konsolidasian yang tidak diaudit untuk kuartal pertama tahun fiskal 2027, periode yang berakhir…
  • Rilis perusahaan itu sendiri menunjukkan total pendapatan sebesar INR 47.864 juta (US$506 juta), naik dari INR 41.182 juta (US$435 juta) pada kuartal…
  • Ringkasan terpisah yang mengutip data FiscalAI melaporkan laba per saham sebesar $0,17, mengalahkan estimasi konsensus sebesar $0,12 dengan selisih…

ReNew Energy Global (Nasdaq: RNW) merilis hasil IFRS konsolidasian yang tidak diaudit untuk kuartal pertama tahun fiskal 2027, periode yang berakhir pada 30 Juni 2026, pada 18 Agustus. Angka-angka utama berbeda tergantung pada ringkasan mana yang dibaca investor.

Rilis perusahaan itu sendiri menunjukkan total pendapatan sebesar INR 47.864 juta (US$506 juta), naik dari INR 41.182 juta (US$435 juta) pada kuartal I FY26. Laba bersih naik menjadi INR 5.953 juta (US$63 juta) dari INR 5.131 juta (US$54 juta), dan EBITDA yang disesuaikan naik menjadi INR 30.392 juta (US$321 juta) dari INR 27.220 juta (US$288 juta) pada tahun sebelumnya. Pendapatan dari penjualan listrik mencapai INR 26.749 juta (US$283 juta), sementara penjualan eksternal dari bisnis manufaktur modul surya dan sel menyumbang INR 16.777 juta (US$177 juta), keduanya lebih tinggi dibandingkan kuartal yang sama tahun sebelumnya.

Ringkasan terpisah yang mengutip data FiscalAI melaporkan laba per saham sebesar $0,17, mengalahkan estimasi konsensus sebesar $0,12 dengan selisih $0,05, dengan pendapatan sebesar $472,92 juta dibandingkan estimasi $459,86 juta. Sementara itu, judul utama dari kantor berita menyoroti laba yang meleset sebesar ₹0,23 sambil mencatat pendapatan yang melampaui estimasi. Perbedaan ini kemungkinan besar berasal dari standar pelaporan yang berbeda, konversi mata uang, atau definisi kuartal di berbagai sumber.