Pada pertengahan -2026, angka-angka menceritakan kisah yang gamblang. Menurut data historis, hampir 85% pasar kartu Rusia kini dikuasai Mir, sistem pembayaran nasional. Pangsa yang tersisa oleh Visa dan Mastercard terus tergerus seiring kartu mereka mendekati kedaluwarsa dan digantikan oleh alternatif bermerek Mir. Karakterisasi Dubynin terhadap kartu asing sebagai “plastik tak berguna” bukan sekadar sindiran pemasaran, melainkan realitas fungsional: tanpa NSPK, kartu-kartu itu tidak akan berfungsi sama sekali di Rusia.
Dominasi NSPK akan semakin dalam. Catatan historis menunjukkan bahwa sistem tersebut berencana menurunkan biaya interchange pada transaksi Visa dan Mastercard secara bertahap—menjadi 1% pada 2027 dan 0% pada 2028. Kompresi biaya ini akan menghilangkan insentif ekonomi yang tersisa bagi bank untuk mempertahankan program kartu bermerek asing, yang secara efektif mempercepat transisi penuh ke Mir. Bagi investor, lintasan ini menunjukkan bahwa aliran pendapatan Visa dan Mastercard dari Rusia, yang dulu signifikan, kini rusak permanen.
Implikasinya melampaui perbatasan Rusia. Fragmentasi sistem pembayaran global menjadi alternatif regional dan nasional adalah tren yang dapat membentuk ulang dinamika persaingan bagi jaringan kartu. Sementara Visa dan Mastercard tetap dominan di sebagian besar pasar, kasus Rusia menunjukkan bagaimana guncangan geopolitik dapat dengan cepat membongkar posisi mereka. Evolusi NSPK dari kontingensi era sanksi menjadi pemroses nyaris monopoli menggambarkan potensi sistem yang didukung negara untuk menggusur pemain lama global ketika kekuatan politik dan regulasi selaras.

