Farrsal
Analisis dan berita finansial

Wawasan global untuk keputusan yang lebih baik.

Berita ekonomi, pasar, dan geopolitik dengan konteks yang jernih.

FarrsalNews for a Smarter Tomorrow
Analisis dan berita finansial•3 menit bacaHalaman 1 dari 3

IHSG Ditutup Menguat ke 5.924, Tertinggal dari Wall Street dan Bursa Singapura saat Optimisme AI Dorong Pasar Global

IHSG ditutup menguat ke level 5.924,36 di tengah optimisme AI global. Namun, laju indeks domestik tertinggal dari reli tajam di Wall Street dan Singapura.

Redaksi Farrsal
Farrsal · News for a Smarter Tomorrow
f𝕏WAin
IHSG Ditutup Menguat ke 5.924, Tertinggal dari Wall Street dan Bursa Singapura saat Optimisme AI Dorong Pasar Global
Gambar ilustrasi berita: IHSG Ditutup Menguat ke 5.924, Tertinggal dari Wall Street dan Bursa Singapura saat Optimisme AI Dorong Pasar Global

Ringkasan Berita

Cuplikan dari isi artikel

  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menjadi acuan Indonesia mengakhiri sesi perdagangan terakhir pekan ini pada hari Jumat (7/10/2026) di zona…
  • Sepanjang sesi, IHSG dibuka lebih tinggi di level 5.936,04 sebelum tergelincir ke level terendah harian di 5.887,83, kemudian berbalik arah untuk…
  • Sebanyak 364 saham menguat, 241 saham melemah, dan 185 saham tidak berubah. Delapan dari sebelas sektor ditutup di zona positif, dipimpin oleh sektor…

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menjadi acuan Indonesia mengakhiri sesi perdagangan terakhir pekan ini pada hari Jumat (7/10/2026) di zona positif, naik tipis 0,20 persen, atau 11,92 poin, untuk ditutup pada level 5.924,36. Penguatan ini melanjutkan tren positif dari sesi sebelumnya, meskipun lajunya tertinggal jauh di belakang reli yang lebih tajam yang dicatatkan di Wall Street dan Singapura pada periode yang sama.

Sepanjang sesi, IHSG dibuka lebih tinggi di level 5.936,04 sebelum tergelincir ke level terendah harian di 5.887,83, kemudian berbalik arah untuk ditutup mendekati level tertinggi hariannya di 5.949,99. Nilai transaksi mencapai Rp8,86 triliun, dengan volume perdagangan sebesar 18,51 miliar saham yang berpindah tangan melalui 1,92 juta transaksi.

Sebanyak 364 saham menguat, 241 saham melemah, dan 185 saham tidak berubah. Delapan dari sebelas sektor ditutup di zona positif, dipimpin oleh sektor energi yang melonjak 0,91 persen, sementara sektor industri menjadi penekan terbesar dengan penurunan sebesar 0,48 persen.

Dari sisi aliran dana asing, investor membukukan penjualan bersih sebesar Rp284,90 miar, meskipun tekanan jual tersebut relatif terbatas dan tidak cukup untuk menyeret indeks kembali ke zona negatif.