Dow Jones Industrial Average naik 0,27 persen, atau 139,02 poin, ke level 52.487,41; S&P 500 naik 0,81 persen ke level 7.543,64; sementara Nasdaq Composite mencatatkan kenaikan tertajam di antara ketiganya, melonjak 1,30 persen ke level 26.206,89. Reli Wall Street didorong oleh lonjakan saham-saham cip, dengan Micron Technology melonjak 4,5 persen dan SanDisk melesat 7,6 persen, meskipun ketegangan militer antara AS dan Iran masih berlanjut.
Pola di ketiga pasar tersebut cukup konsisten: sentimen positif yang berasal dari harapan meredanya ketegangan di Timur Tengah serta optimisme seputar siklus teknologi AI menjadi pendorong utama di Jakarta, Singapura, maupun Wall Street.
Namun, besarnya kenaikan berbeda tajam — Nasdaq yang padat teknologi dan STI yang sarat dengan saham-saham terkait AI dan sektor keuangan mencatatkan kenaikan signifikan, sementara IHSG yang komposisinya lebih condong ke saham perbankan dan komoditas domestik bergerak jauh lebih moderat, tertahan oleh aksi jual bersih asing serta kekhawatiran yang masih ada terkait tinjauan reklasifikasi indeks S&P Dow Jones yang sempat menekan IHSG di awal pekan.





